Kedaulatan Tuhan Dan Harapan Akan Kerajaan-Nya
Selamat Hari Minggu
Dalam kehidupan sehari-hari, sering kita merasakan betapa sulitnya untuk hidup benar ditengah dunia yang tidak benar. Apakah kita akan ikut arus dunia ataukah kita memilih menjadi seorang yang taat dan setia kepada Tuhan Yesus Kristus, juru selamat kita. Dalam Matius 13:24-30 menceritakan perumpamaan tentang seorang yang menaburkan benih gandum yang baik di ladangnya. Pertanyaan pertama yang menjadi perhatian kita adalah “Mengapa Tuhan mengijinkan benih gandum tumbuh bersama benih lalang ?” atau lebih jelasnya “Mengapa ada kejahatan di dunia?” Jawabannya adalah Tuhan menginginkan kita semua dapat menunjukkan kemurnian iman kita kepadaNya, Tuhan ingin kita semua tahan uji terhadap semua godaan dunia dan Iblis, melalui kedaulatan-Nya, Tuhan ingin kita setia dan taat mengikuti perintah dan ajaran-ajaranNya. Dengan iman yang murni, tahan uji, setia dan taat kepada Tuhan maka pada masa ahkir zaman, kita akan masuk dalam lumbung-lumbung gandum yang telah disediakan yaitu Kerajaan Allah.
Pertanyaan kedua adalah “Apakah kita akan menjadi penyemai gandum kebenaran ataukah kita ada di pihak musuh menjadi penyemai lalang” Keputusan ada di tangan kita masing-masing. Ingat, apa yang kita semai itu yang akan kita tuai !. Kalau kita menyemai gandum kebenaran maka telah tersedia Kerajaan Allah bagi kita, karena kita telah mengabarkan kabar baik kepada semua orang, melalui perkataan maupun perbuatan kita yaitu bahwa Tuhan Yesus Kristus adalah juru selamat kita. Dengan demikian maka harapan akan kerajaan-Nya akan terwujud dan tercermin dari pilihan kita. Kiranya Tuhan Yesus Kristus Sang Juru Selamat memampukan kita untuk menjadi penyemai gandum kebenaran.


