Kasih Karunia Tuhan yang Memulihkan
Bangsa
Indonesia mengenal istilah ‘badai pasti berlalu’, sebagai pengharapan dalam
menghadapi badai krisis dan bencana yang sering terjadi di
negerinya.
Disadari atau tidak, langsung atau tidak langsung, istilah tersebut
turut
menyemangati kita untuk tangguh dan tegar dalam menghadapi
rangkaian
krisis dan bencana yang terjadi di tanah air. Pada kenyataannya,
kita memang
dapat melewati badai demi badai tersebut. Melihat kenyataan ini,
seyogyanya kita
bersyukur, sebab sekalipun kita merasa berat, pada akhirnya
kita mampu,
atau dimampukan untuk melewatinya.
Sebagai orang
Kristen, kita menyadari bahwa hidup kita ditopang oleh
kasih karunia
Tuhan. Kita diselamatkan oleh kasih karunia Tuhan dan hidup kita
setiap saat pun
dipenuhi oleh kasih karunia Tuhan. Dalam Yeremia 31, Tuhan
menyatakan
kesetiaanNya untuk membawa dan memimpin umat Israel pulang
dari
pembuangan, kembali ke tempat kediaman mereka semula. Efesus 1 meng
ingatkan kita
akan kasih karunia Tuhan yang telah memilih dan menyelamatkan
kita. Dan dalam
Yohanes 1, kita menyaksikan di dalam Kristus kita menerima
kasih karunia
demi kasih karunia.
Dalam kasih
karunia Tuhan kita telah diperkenankan untuk memasuki tahun
2026, tahun
yang pasti penuh dengan tantangan dan juga kesempatan, pergu
mulan dan
berkat-berkat. Tahun di mana Tuhan akan terus bekerja dalam hidup
kita dengan
kasih karuniaNya untuk mengubah dan memulihkan hidup kita.
Selamat
mengalami pemulihan hidup bersama Tuhan.


