Minggu, 05 Januari 2025

Kasih Karunia dan Penyertaan Tuhan yang Memulihkan itu Sempurna

 Kasih Karunia dan Penyertaan Tuhan yang Memulihkan itu Sempurna


Bangsa Indonesia mengenal istilah ‘badai pasti berlalu’, sebagai pengharapan dalam menghadapi badai krisis dan bencana yang sering terjadi di negerinya. Disadari atau tidak, langsung atau tidak langsung, istilah tersebut turut menyemangati kita untuk tangguh dan tegar dalam menghadapi rangkaian krisis dan bencana yang terjadi di tanah air. Pada kenyataannya, kita memang dapat melewati badai demi badai tersebut. Melihat kenyataan ini, seyogyanya kita bersyukur, sebab sekalipun kita merasa berat, pada akhirnya kita mampu, atau dimampukan untuk melewatinya.

Sebagai orang Kristen, kita menyadari bahwa hidup kita ditopang oleh kasih karunia Tuhan. Kita diselamatkan oleh kasih karunia Tuhan dan hidup kita setiap saat pun dipenuhi oleh kasih karunia Tuhan. Dalam Yeremia 31, Tuhan menyatakan kesetiaanNya untuk membawa dan memimpin umat Israel pulang dari pembuangan, kembali ke tempat kediaman mereka semula. Efesus 1 mengingatkan kita akan kasih karunia Tuhan yang telah memilih dan menyelamatkan kita. Dan dalam Yohanes 1, kita menyaksikan di dalam Kristus kita menerima kasih karunia demi kasih karunia.

Melalui perenungan ini kita boleh dapat pelajaran bahwa kita tidak boleh mengandalkan kekuatan sendiri tetapi selalu melibatkan Tuhan di setiap aspek kehidupan kita karena Tuhan tidak akan pernah membiarkan anak-anak yang berharap kepada-Nya sendirian. Tuhan pasti menyertai, menjaga, melindungi, menguatkan dan memberkati kita dalam setiap jejak langkah hidup kita secara sempurna. Sehingga kita boleh merasa aman, nyaman, damai dan sukacita.

Mari kita percaya dan berserah penuh kepada Tuhan karena penyertaan-Nya sempurna, Dia tahu yang terbaik bagi kita dan tidak ada rancangan-Nya yang gagal atau salah. Sebagai anak Tuhan yang percaya kepada Kristus, kita juga dituntut untuk berserah penuh dan mempercayakan seluruh hidup kita kepada-Nya, seperti yang tertulis pada Mazmur 37:5 (TB) “Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak”. Berserah berarti menyerahkan hidup kita kepada Tuhan dalam segala keadaan baik suka maupun duka, saat dalam masalah, sakit penyakit, kesulitan bahkan saat diberkati atau keadaan sehat, hari lepas hari bukan pada saat-saat tertentu saja. Inilah yang disebut dengan tindakan iman, di mana kita mempercayakan hidup dan mempersilahkan Tuhan berkarya di dalamnya.


 
KLIK TOMBOL HIJAU INI UNTUK BERTANYA KONSULTASI DENGAN PENDETA GKJ BANGSA VIA WHATSAPP - 085228765288
wa